DEWAN PEMBINA

Seluruh dewan guru SMAN 1 Ngantang mendukung proses kegiatan kepramukaan yang diamanatkan oleh pemerintah melalui pemberlakuan ekstra wajib pramuka pada kurikulum 2013.

DEWAN AMBALAN

Ujung tombak pembinaan kegiatan kepramukaan di ambalan Arjuna Srikandi tidak lain adalah pengurus dewan ambalan.

ADAT AMBALAN

Adat ambalan dilaksanakan sebagaimana mengacu pada pola pembinaan pramuka penegak yang diterbitkan kwartir nasional gerakan pramuka.

PRAMUKA ADALAH KESENANGAN

Kesenangan yang dimaksudkan tentunya mengacu pada hal yang bersifat positif dan mengandung pendidikan.

ARJUNA Jr = SRIKANDI Jr

Upacara Peringatan 55 Tahun Gerakan Pramuka di Stadion Kanjuruhan.

Jumat, 23 Januari 2015

Ekstresi Campuran








Rabu, 14 Januari 2015

Musyawarah Ambalan













Selasa, 13 Januari 2015

Dewan Ambalan Arjuna Srikandi 2015

Pengurus Dewan Ambalan 2015

Ketua Dewan Ambalan Arjuna 2015 
Nur Hadi 




Ketua Dewa Ambalan Srikandi 2015
Kak Yolanda Mariski



Pemangku adat Putra 2015
Kak Geo Engga Saputra



Pemangku adat Putri 2015
Kak Evi Aprilia Kartika 



















Mustegak ambalan Arjuna Srikandi dan Pengukuhan tegak Bantara 2014

Alhamdulilah kegiatan Musyawarah Penegak tahun 2014 telah terlaksana dilanjutkan dengan pengukuhan tegak bantara ambalan Arjuna srikandi untuk tahun angkatan 2015.
mewakili pihak gugus depan 040133/040134 jajaran pembina dan Pembantu pembina mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dewan ambalan Arjuna Srikandi tahun anggaran 2014 dan selamat bekerja dan berkarya kepada pengurus ambalan Arjuna Srikandi tahun anggaran 2015.

Berikut beberapa dokumentasi pelaksanaan Mustegak dan pengukuhan tegak bantara yang dilaksanakan tanggal 21 s.d. 23 Desember 2014


Peserta Mustegak 2014

Peserta pengukuhan tegak Bantara

Pasangan pemangku adat Putra-Putri ( Kak Geo Saputra & Kak Evi Aprilia Kartika )
Pelantikan Tegak Bantara

Kak Nur Hadi ( Ketua Dewan Ambalan Arjuna 2015 Terpilih )

Kak Yolanda Mariski ( Kiri ) Ketua Dewan Ambalan Srikandi 2015 Terpilih

Pengurus Dewan Ambalan 2015


Keadatan dan penutupan


 Lain-lain ( Sesi Materi, Memasak, Senam Pramuka )


















Senin, 05 Januari 2015

Makna Lambang Kwarda Jatim

Kiasan dan Makna Bentuk Gambar Lambang gerakan pramuka kwartir daerah Jawa Timur


1. Perisai 
Perisai simetris sederhana bersegi lima, merupakan symbol pancasila sebagai penganman guna melindungi dan menanggulangi setiap bahaya, ancaman,serangan dan ancaman. Melambangkan bahwa pramuka jawa timur dengan berbekal jiwa pancasila siap menghadapi segala macam bahaya, ancaman, serangan dan tantangan hidup.
2. Tulisan Jawa Timur
Tulisan Jawa Timur warna mera pada perisai bagian atas di atas dasar warn putih. Melambangkan sikap pemberani,pantang menyerah,pantang putus asa,kesatria,berani karena kebenaran. Menggambarkan kebulatan tekad untuk menempuh rintangan/halangan serta perwujudan watak pemberani dari pramuka Jawa Timur.
3. Tugu Pahlawan
Tuguh pahlawan dengan sepuluh bagian bangunan berdiri tegalk ditengah depan gapura. Melambangkan keteguhan semangat pahlaewan yang patriotik selalu membara di dada setiap pramuka Jawa Timur. Sekaligus melmbangkan dasa dharma Pramuka sebagai ketentuan moral Pramuka.
4. Gapura 
Gapura bentar berisi dua, dengan tiga sap praofil( kaki,badan dan kepala).
Melambangkan Candi Bentar yang merupakan kiasan asas kejayaan daerah jawa timur sejak dahulu kala, sewaktu kejayaan kerjaan Airlangga dan kerajaan Majapahit sampai sekarang. Menggambarkan menggambarkan kejuangan Pramuka Jawa Timur. Dua sisi gapura ( sepasang) menggambarkan pramuka putera dan puteri juga dwi satya dan dwi dharma. Sedangkan tiga sap profil menggambarkan Tri Satya. Dwi satya dan tri satya merupakan janji pramuka. Sedangkan dwi Dharma merupakan ketentuan moral Pancasila.
5. Gunung.
Gunung berdiri kokoh melambangkan bahwa wilayah jawa timur tersapat banyak gunung menjulang tinggi, termasuk yangtertinggi gunung semeru. Menggambarkan cita – cita tinggi Pramuka Jawa Timur. Gunung sekaligus menggambarkan tanah yang ada diatas gelombang samudra dan aliran sungai. Melambangkan tanah di wilaya Jawa Timur sebagian besar subur dan terkandung didalamnya kekayaan alam yang tidak ternilai. Hal ini menggambarkan bahwa setiap pramuka jawa timur mencintai lingkungan hidup dan tanah airnya. Sekaligus menggambarkan bahwa pramuka Jawa Timur memiliki potensi tinggi, apabila memperoleh pembinaan yang tepat akan menjadi sumber daya yang berkualitas.
6. gelombang samudra dan Alun Sungai
Gelombang ombak samudra di bawah dan tengah, melambangka bahwa wilayah jawa timur sebagian besar di kelilingi gelombang samudra. Alun sungai kanan dan kiri di bawah tanah /gunung di kri dan kanan tunas kelapa, melambangkan sungai – sungai yang ada di Jawa Timur, di antaranya dua sungai besar yaitu sungai Brantas dan Solo.
Samudra dan sungai keduanya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini melambangkan pRamuka jawa timur memiliki wawasan yang luas dan semangat pengabdian yang tinggi serta bermanfaat bagi kemajuan masyarakat.
7. Tunas Kelapa 
Satu tunas kelapa berdiri tegak di tengah perisai. Melambangkan tekad tunggal pramuka yang merupakan potensi generasi penerus perjuangan bangsa, yang berguna dalam situasi apapun dalam pembangunan juga dalam mencapai tujuan nasional.
Makna Warna Lambang
  • Kuning : Berarti Kebebasan, Kegairahan, Kegembiraan, kedinamisan, menggambarkan pula sifat trengginas, juga melambangkan kemakmuran.
  • Biru : berarti kesetiaan, keikhlasan, ketenangan, dan kesukarelaan dalam mengabdi kepada ibu pertiwi.
  • Hitam : berarti kekuatan, kewibawaan, menggambarkan pula sifat tatag, tangguh dan tanggon.
  • Hijau : berarti kesuburan,kesegaran,ketentraman,kemakmuran,kedamaian,menggambarkan pula sifat kematangan jiwa dan kesabaran.
  • Merah : berarti berani, kebulatan tekad untuk menempuh rintangan dan alangan.
  • Putih : berarti kesucian, menggambarkan pula suci dalam pikiran,perkataan dan perbuatan.

Sabtu, 27 Desember 2014

Kiasan Lambang gerakan Pramuka ( Bayangan tunas kelapa )



I. Gambar Silhouette tunas kelapa, lambang Gerakan Pramuka

II. Uraian arti kiasan lambang Gerakan Pramuka.

  • Satu : Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru.

Jadi lambang buah Nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia



  • Dua : Buah Nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan  yang bagaimanapun juga.

Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa setiap Pramuka adalah seorang yang rokhaniah dan jasmaniah sehat, kuat dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.



  • Tiga : Nyiur dapat tumbuh di mana saja, yang membuktikan besarnya daya-upayanya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan sekelilingnya.

Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masjarakat dimana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.



  • Empat :  Nyiur bertumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia.

Jadi lambang itu mengkiaskan, bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus yakni yang mulia dan jujur dan tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

  • Lima:  Nyiur berakar sangat kuat terbukti akarnya dapat bertahan lama 
           Jadi lambang tersebut mengkiaskan tekad dan keyakinan setiap Pramuka yang berpegang pada  
           dasar-dasar dan landasan landasan yang baik, benar,  kuat dan nyata, ialah tekad dan keyakinan
           yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
  • Enam : Nyiur adalah pohon serbaguna 


          Ini mengandung arti, Pramuka diharapkan dapat menjadi kader pembangunan yang berguna dalam 
          berbagai hal ( berguna bagi nusa, bangsa dan agama. )
 


Senin, 01 Desember 2014

Materi Gugus Depan


Materi Gugus Depan 
berdasarkan Keputusan Kwarnas nomor 231 tahun 2007
tanggal 30 Nopember 2007


Materi Latihan Sabtu, 29 Nopember 2014 Download disini